MEMBER GET MEMBER

27 02 2008

Salah satu cara promosi yang cukup popular adalah Member Get Member alias Konsumen cari Konsumen lainnya untuk kita. Dan memang cara ini masih effektif, karena mudah penerapannya, murah biayanya dan besar manfaatnya. Untuk Usaha Bengkel juga masih tepat untuk diterapkan, problemnya hanya menemukan mekanisme yang tepat untuk melaksanakan Program Member Get Member ( MGM ).

Berikut adalah beberapa mekanisme Program MGM, en seperti yang pernah penulis bilang kalo cocok silakan diterapkan kalo tidak cocok yaa….. dicocok-cocokkan aja🙂 Enjoy aja….

.

1. Anda bisa mencetak kartu MGM khusus atau cukup kartu nama Bengkel yang dibelakangnya ada kolom data diri untuk diisi dengan data diri konsumen master ( konsumen yang mencari konsumen lainnya ). Oh ya ampir lupa, kalo mencetak kartu nama jangan lupa Nama Bengkel, Alamat dan Telp Bengkel harus ada supaya konsumen dapat menghubungi anda.

2. Siapa Konsumen Master itu? Siapa saja yang datang ke Bengkel anda… Misalkan ada konsumen bernama Adi datang ke Bengkel anda, maka silakan anda meyakinkan Adi untuk menjadi Konsumen Master. Caranya, Adi anda beri tawaran untuk mencari teman, saudara, keluarga, pacar de el el lah sebanyak 5 orang untuk datang ke Bengkel anda.

Sebelumnya Adi sudah diberi 5 buah kartu nama Bengkel yang sudah berisi data Adi dibelakang kartu nama tersebut. Nah bila ada 5 orang entah sodara pa teman yang bawa kartu nama dengan Data Adi dibelakangnya maka Adi mendapat hadiah. Hadiah bisa macem2, bisa servis gratis, souvenir ato uang sekalian ( jaman segini uang cash kayaknya malah lebih diminati kan ? ).

Untuk yang 5 orang itu – kita sebut saja Konsumen Slave – bila servis membawa Kartu Nama Adi, maka mereka akan mendapatkan potongan Jasa Service ( ato discount spare part – terserah mana yang enak lah – lihat kondisi ) let say 10 %. Cukup untuk membuat konsumen slave tidak keberatan kan membawa kartu nama tersebut?

3. Nah untuk menimbulkan efek berantai, Konsumen Slave bisa anda tawari menjadi Konsumen Master. Dengan Fasilitas yang sama ( padahal dia sudah untung dapat potongan jasa service kan ! ) coba kita hitung – hitung ;

Katakan saja anda mempunyai Konsumen Master dalam 1 Bulan 50 Orang, Masing – masing membawa 5 Orang. Maka Bulan Depan anda akan mendapat Konsumen 5 X 50 Orang = 250 Orang.

Pada saat Konsumen Slave menjadi Konsumen Master maka 2 Bulan Lagi Konsumen Yang datang 250 orang x 5 Orang = 1.250 Orang!!!!

Bayangkan Kalo system itu berjalan dengan baik, maka dalam satu tahun anda sudah mulai berpikir untuk buka cabang lagi!! Kalo itu terjadi, penulis cukup ditraktir Nasi Goreng aja udah puas Koq… he-he-he ( bercanda tp kl diseriusi ayo… J ).

Tapi uraian diatas adalah teori yang penerapannya dilapangan mungkin akan menemukan banyak kendala dan ternyata tidak semudah yang dibayangkan.

4. Beri Batasan Waktu. Untuk merangsang atau memotivasi Konsumen Master supaya cepat mencari konsumen Slave, maka kartu nama MGM anda kasih periode waktu. Jadi ada Batas Kadaluarsanya. Karena kalau anda bebaskan, maka Konsumen master akan cenderung meremehkan dan akibatnya kartunya bisa hilang. Tapi semua tergantung anda sendiri…..

5. Komputerisasi. Nah ini yang penting… Sekali lagi karena anda akan deal dengan begitu banyak orang dan membutuhkan data yang akurat. Maka anda akan sangat membutuhkan alat yang satu ini KOMPUTER.

Jadi saran saya, jangan hanya karena anda bengkel umum dan bukan bengkel resmi trus anda gak butuh Komputer. Itu Salah Besar Man!! Contohnya jika anda menerapkan Program MGM diatas. Bengkel Resmi ato tidak, tetap akan membutuhkan Komputer, kalo gak mau di complain konsumen nantinya. Apalagi Program Promosi itu banyak banget!!!

Tungguin aja…..Program MGM diatas bisa anda modif ato variasikan sendiri mekanisme ato prasarananya. Yang jelas bila program ini jalan, anda tidak membutuhkan promosi yang berlebihan. Karena Konsumen anda sudah menjadi Sales Bengkel anda. Dan ingat budaya orang Indonesia, Promosi dari mulut ke mulut masih effektif kan?

Kendala – kendala yang mungkin terjadi

Seperti yang saya bilang, Uraian diatas memang indah untuk dibaca tapi susah untuk diterapkan. Jadi saya gak mau meninabobokan anda tanpa memberikan kendala-kendala yang mungkin terjadi…

1. Konsumen menolak diberi kartu nama MGM. Alasannya banyak. Tidak mau repot, tidak punya waktu untuk menyebarkan, gak ada untungnya.Tugas anda mendapatkan konsumen yang anda percayai / kenal yang bersedia menjadi konsumen Master. Setelah dia mendapatkan Konsumen Slavenya, anda minta dia bertestimoni / memberikan kesaksian. Testimoninya bisa anda print, kemudian dia tanda tangani lalu ditempel di papan pengumuman. Isi Testimoni bisa anda atur, yaitu betapa dia diuntungkan hanya dengan mencari 5 konsumen dia bisa dapat service gratis / discount part atau Souvenir.

2. Konsumen Slave datang tidak sampai 5, sedang konsumen master merasa yakin bahwa dia mengundang 5 orang. Ini soal management dan kepercayaan Bengkel. Tergantung apakah data anda cukup valid ( nah ini gunanya computer kan ) dan system anda cukup bagus hingga konsumen Master tidak merasa dibohongi.

Hanya saran Penulis, terlepas apakah konsumen itu benar apa salah. Anda tidak akan pernah untung bertengkar dengan konsumen. Jadi tergantung pada anda menyikapi hal tersebut, anda bisa menang berdebat dengan konsumen.

Tapi kehilangan konsumen…. So win-win solution lah.Apakah hanya itu kendalanya? Banyak sekali sebenarnya, tapi anggap aja kalo ada kemauan pasti ada Jalan…. Kalo tidak ketemu ? ya bikin Jalan sendiri… J Lagian kalo banyak-banyak nanti anda sudah gamang sebelum mencoba.

So… try it first ok? Kalopun Jumlah konsumen yang datang tidak sebanyak yang anda perkirakan, sebenarnya tujuan utama dari MGM adalah mempromosikan Bengkel anda.

Hanya perkara waktu, konsumen yang sudah diberitahu Bengkel anda dari Konsumen Master untuk datang ke tempat anda. Keep the faith, Man!!! Bagaimana komentar anda?


Aksi

Information

One response

19 09 2013
adi

ide menarik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: