5 x Service – 1 x Service Gratis

12 05 2008

Cara ini juga sangat familiar oleh beberapa bengkel resmi karena tujuan dan manfaatnya cukup effektif….

Saya akan berikan beberapa mekanisme dan variasinya untuk – sapa tau – meningkatkan konsumen anda ( untuk yang bergerak di bidang sejenis ) ato memberi ilham pada pembaca untuk variasi marketingnya…. ( agak gak nyambung ya…. J )

Ok, untuk beberapa jenis sepeda motor, baik part ato pelumasnya mempunyai karakter sendiri-sendiri… Dalam hal ini saya akan memberi contoh jenis sepeda motor yang terbanyak di Indonesia yaitu Honda. Dalam aturannya Honda melalui ATPM nya yaitu AHM mewajibkan konsumennya untuk servis setiap 2000 km ato 2 bulan mana yang dicapai lebih dahulu. Bila syarat ini tidak terpenuhi maka Garansi 3 tahun / 3000 km – mana yang dicapai lebih dulu – akan gugur dengan suksesnya… J en tentu aja servisnya pun harus di Bengkel Resminya yaitu AHASS.

Bagi yang punya bengkel resmi tentu aja gak ada masalah menerapkan hal ini karena di bantu dengan aturan oleh AHM. Tapi bagaimana untuk bengkel umum ato sepeda motor yang sudah habis masa garansinya? Gak ada aturan yang membantu mereka…

Untuk itu kemampuan teknik para mekaniklah yang harus bisa meyakinkan konsumen untuk patuh pada syarat tersebut… Umumnya setelan mesin ( stelan klep, rantai roda dll ) mulai berubah setelah 2000 km dan ini akan mempengaruhi performance mesin secara keseluruhan.

Tips mudahnya anda jelaskan performance sepeda motor yang akan langsung mempengaruhi konsumen, ambil contoh setelan klep.

Bila celah klep mulai longgar ( baca tidak standar ) maka yang terdeteksi oleh konsumen adalah bunyi tek-tek di mesin yang mengganggu, kemudian supply bahan bakar mulai tidak sempurna campurannya serta tidak tepat waktu pengisiannya ke dalam silinder. Akibatnya apa? Sepeda Motor mulai lelet dalam tarikannya dan bertambah BOROS dalam konsumsi bahan bakarnya.

Umumnya neh, konsumen agak alergi dengan kata-kata Boros karena sangat bersahabat dengan keuangan mereka.

Jadi silakan di Garis Bawahi kata-kata boros itu dengan berbagai variasi penyampaiannya.

Bagaimana kalo jarang di pake ? kan km gak nyampe-nyampe 2000 km… Anda jelaskan bahwa Pelumas mesin pada saat sudah dikeluarkan dari botolnya dan kontak dengan part-part sepeda motor maka life time nya sudah jalan. Rata-rata pelumas / oli kemampuan pelumasannya mulai berkurang pada km ke 2000 ato bulan ke 2. Sehingga walopun jarang dipake dan km sedikit tapi kalo udah lewat 2 bulan, maka konsumen kudu ganti tuh..

Dari segi teknik, bila kemampuan pelumasan berkurang, maka gesekan antar komponen sepeda motor akan terjadi secara ekstrem yang mengakibatkan panas yang berlebihan di mesin. Mesin bisa jadi over heated!!! Efek yang ditimbulkan adalah pembakaran pada ruang bakar bisa terjadi sebelum waktunya ( baca. Pembakaran tidak sempurna ).

Akibatnya apa? Sepeda Motor mulai lelet dalam tarikannya dan bertambah BOROS dalam konsumsi bahan bakarnya. Lho kayaknya pernah baca tuh? Emang di ulang biar paham. Tetapi karena pelumas itu seperti darah dalam tubuh manusia ( baca. Penting banget gitu lho ) efek selanjutnya bisa timbul keausan dimana-mana, yang kerontokan dari keausannya bisa menyumbat pompa oli!

Akibatnya jadi lebih mengerikan lagi buat dompet konsumen. Aliran oli yang tidak lancer / tersumbat menjadikan gesekan antar mesin tidak dilapisi pelumas/oli sehingga part-part dalm mesin bisa rontok. Dimulai dari part terjauh dari pompa oli, yaitu silinder head dimana banyak komponen mahal disitu, mulai cam shaft, valve dan ‘teman-temannya’ hingga mengajak kerabat dekatnya yaitu piston dan silinder. Nah jika mulai aus/ rusak silakan konsumen mulai belajar merelakan gaji bulanannya gak mampir di dapur tapi di toko part!!!

Dari segi Bisnis, kalo part atopun sepeda motor secara keseluruhan itu awet dan tahan lama itu tidak menyehatkan buat bisnis servis dan spare part sepeda motor J . Tapi bukannya mendoakan kualitas sepeda motor itu harus jelek cuman memang semua produk punya life time. Nah kitalah yang menjaga sepeda motor itu mempunyai life time sepanjang mungkin. Aturan ato kondisi yang diuraikan diatas memang menguntungkan kita untuk me lock up konsumen ( mengunci konsumen biar tidak lari ke tempat lain atawa rutin datang ke bengkel kita ).

Bagaimana konsumen mau datang ke tempat kita ? nah salah satu caranya adalah :

memberikan fasilitas 5 x service ditempat kita akan mendapat 1 x service gratis.

Material Pendukung :

1. Komputer : untuk data base konsumen. Yaa bagaimana kita tau kalo konsumen itu datang berapa kali ke bengkel kita kalo gak ada catatannya. Kalo konsumennya sedikit seh gak masalah tapi kalo ribuan….. ? masak anda mau nggaji karyawan khusus untuk itu. Jadi cara paling murah ya pake komputer

2. Service card : kartu service ini memuat data : Nama konsumen, Nopol sepeda motor, Alamat, tlp, jumlah service dan tanggal service. Dengan demikian konsumen pun ingat berapa kali dia telah service dan juga mempermudah pihak bengkel untuk memonitor kondisi sepeda motor.

Tips : Kartu service ini buatlah sepraktis mungkin. Contoh : seukuran kartu ATM jadi bisa dimasukkan dompet. Karena sering sekali untuk mempromosikan bengkelnya, pemilik memuat banyak keterangan di kartu tersebut sehingga ukuran kartunya jadi besar

( alias gak praktis gitu lho … )

Bisa juga anda menghitung kedatangan konsumen bukan kedatangan sepeda motor. Artinya konsumen yang terdaftar di kartu service bisa membawa sepeda motor siapa saja dan kedatangan yang ke lima tetap dapat servis gratis satu kali. Keuntungannya, konsumen merasa di berikan fasilitas yang lebih baik dari bengkel sehingga mis. dia dititipi temannya untuk servis pun tetep dapat keuntungan, dia sudah diperhitungkan kedatangannya.

Kerugiannya, Anda tidak dapat me lock up 1 konsumen , 1 sepeda motor. Sehingga keuntungannya pun gak maksimal.

Saya punya ide yg fresh from the oven….. he-he-he. Karena banyak keluhan/kendala dari konsumen, baik yang kehilangan kartu servicenyalah, yang males mbawanya lah ato aneka alasan lainnya.

Intinya bagaimana caranya kartu service itu terus terbawa oleh konsumen? Maka saya menyablon plastik STNK dengan kolom-kolom sesuai kartu service seperti biasanya, hasilnya? Olla tidak ada lagi kehilangan kartu service lagi, soalnya kalo plastic STNKnya ilang maka STNK nya juga ilang. En kalo sepeda motor dibawa orang lain pun gak masalah, karena dia pasti tetep bawa STNK kan?

3. Hadiah… Koq? Ya iyalah untuk meransang konsumen loyal datang maka beri hadiah dengan variasi sbb:

· Bila konsumen datang kapan aja tidak terikat waktu atau km sebanyak 5 x maka dia dapat 1 x servis gratis

· Bila konsumen menepati jadwal service dengan teratur / tidak terlambat ( mis. Setiap 2 bulan sekali atau 2000 km ) maka dia mendapat apresiasi/penghargaan lebih besar daripada 1 x servis gratis

Nah mudah kan, tinggal anda memberikan variasi berapa kali servis sehingga dapat servis gratis ato hadiah. Bisa aja biar konsumen mendapat hadiah cepet, maka 2 – 3 x servis dapat potongan 50 % utk servis berikutnya, kalo tidak diambil maka dia dapat program 5 x servis hadiah 1 x servis gratis… Selamat mencoba… J


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: