RUSH HOUR

2 06 2008

Wow, ngapain Jackie Chan maen di Bengkel?? Masak Ganti profesi ?…. J

Gak itu cuman istilah penulis aja, supaya agak kerenan dikit daripada .. misalnya : Happy Hour gitu, Juga Rush Hour lebih mengena daripada Happy Hour ato yg laennya… gini neh ceritanya…

 

Ketika bengkel sudah mulai berjalan normal, maka pemilik mulai bisa mengetahui tren kunjungan konsumen ke bengkelnya. Dan emank menurut hasil survey, selalu ada kebiasaan yang khas di setiap bengkel. Ada yang peak kunjungan konsumennya di pagi hari, siang aja ato pun cuman sore…. Tergantung hari dan typical penduduk di sekitar bengkel.

Tapi ada kesamaan di sebagian besar bengkel….( kalo tidak mau dikatakan semua bengkel ) yaitu tidak mungkin ramai di setiap jam buka bengkel.

Jadi timbul banyak kendala, mulai terjadi tumpukan konsumen di jam-jam tertentu, tapi sepi di jam laennya. Ini amat merugikan bengkel karena akibat-akibat yang ditimbulkannya. Let see….

1.      Penumpukan konsumen akan mengakibatkan waktu tunggu konsumen yang semakin panjang. Normal aja, misal :

Jumlah mekanik 4 orang, kecepatan tune up rata-rata : 30 menit / mekanik-unit.

Maka bila ada 12 konsumen yang datang bersamaan pada jam 8 pagi, maka konsumen no urut 9 – 12 harus menunggu 60 menit, sampai sepeda motornya bisa di servis!!! Itu pun dengan catatan, mekaniknya tidak boleh istirahat ( kencing atau minum misalnya gak boleh, robot banget pokoknya ). Bayangkan kalo yang datang sampai 16 unit atau 20 unit keatas, bisa-bisa sampai dapat jodoh disitu saking lamanya… J.

2.      Image konsumen, bila mereka melihat bengkel tersebut disiang hari, dengan  kondisi misalnya : diatas jam 11.00 – 14.00. Pada jam – jam tersebut adalah puncak terjadi antrian Mekanik untuk dapat konsumen!!! Maka yang timbul adalah bengkel tersebut sepi! Berarti konsumen jarang yang mau datang! Berarti kualitas servisnya jelek doonk?!! Kalo udah gitu yaa tinggal berdoa aja bengkelnya diberi panjang umur gak cepet bangkrut sebelum pemiliknya kaya duluan….🙂

3.      Banyak deh efek berantainya…. Percaya aja ya biar gampang nrimanya..

 

Nah untuk mengatasi hal-hal tersebut, salah satu caranya adalah Program Rush Hour. Yaitu pemberian fasilitas baik berupa potongan Jasa Service – Potongan Spare Part, pemberian souvenir dll, kepada para konsumen yang datang pada Jam – jam tertentu.

Mis.

Dapatkan potongan 20% Jasa Service, khusus pada Jam 12.00 – 14.00 WIB

Spesial soft drink pada Dry time… 13.00 – 15.00 WIB

Buruan dapatkan, hanya di Jam 12.30 – 14.30 WIB… Souvenir Keren setiap service!!

 

Jam-jam tertentu yang dimaksud adalah jam dimana konsumen jarang datang. Tentu aja, kalo bikin Program Rush Hour di bikin pagi, tentu aja percuma. Karena mayoritas konsumen, didaerah manapun, mesti suka datang pagi, dengan harapan dilayani lebih dulu sehingga cepat pulang. Sehingga sesuai namanya ( Rush Hour = Jam-jam sibuk ), maka harapannya adalah jam-jam dimana sepi konsumen, menjadi sibuk atau ramai dengan konsumen.

 

Tipsnya tentu aja, karena bengkel bergerak dalam bidang jasa, maka yang diutamakan adalah pelayanan. Pelayanan apapun yang diberikan bengkel kepada konsumen, Harus diinfokan kepada konsumen. Termasuk Program Rush Hour ini.

Apakah berarti kita harus pamer mas/mbak ? Sombong donk kita?

 

Jadi harus dibedakan, bekerja harus dilandasi dengan niat beribadah, ikhlas karena sang Pencipta. Tetapi Pamer disini, adalah merupakan satu paket dalam pekerjaan utama bengkel yaitu pelayanan. Sehingga kita tetap bisa ikhlas, dengan memamerkan fasilitas-fasilitas bengkel kita…. Bingung? Sama…. Pokoknya dikerjakan aja… J


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: